Kapolsek Purworejo Polres Pasuruan Kota Mendatangi Lokasi Ditemukannya Warga Yang Bunuh Diri

Polres Pasuruan Kota, Polsek Purworejo - Warga masyarakat gempar dengan terdengarnya kasus meninggalnya seorang warga di wilayah hukum Polsek Purworejo yang diduga kuat karena bunuh diri. Kejadian itu,mengakibatkan seorang pelajar tewas di lokasi kejadian dengan cara mengakhiri hidupnya,  dengan menggorok lehernya sendiri, Senin (30/10/2017).

MB, 19thn, pelajar kelas 3 SMK di kota Pasuruan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya pakai golok. Belum diketahui secara pasti penyebab warga Dsn.  sekargadung RT 02 RW 02 kel. Sekargadung kec. Panggung Rejo Kota Pasuruan itu nekat bunuh diri.

“Korban diketahui bunuh diri Senin (30/10/2017) pukul 18.00 Wib. Ketika ditemukan oleh ibu kandungnya, lehernya sudah tergorok di dalam kamarnya,” kata kapolsek Purworejo KOMPOL AINUL YAKIN.

Berdasarkan informasi yang didapat dr pihak keluarga dan warga sekitar bahwa kematian MB diketahui pertama kalu oleh ibunya saat hendak sang ibu akan menyuruh korban utk menunaikan sholat saat korban berada di dalam kamarnya. saat itu korban dan ibunya sedang berada di rumah,  sedangkan ayah korban sedang menunaikan sholat maghrib di masjid terdekat dan adik korban berada diluar rumah

Ketika ibu korban selesai menunaikan sholat maghrib dirumahnya, kemudian ibu korban menuju kamar korban dan sontak ibu korban terkejut melihat korban sudah berlumuran darah. Posisinya terlentang di kasur dengan leher tergorok. Di bawah tempat tidur ditemukan pisau golok

“Ibu korban berteriak. Sehingga warga sekitar berdatangan, kemudian ayah korban bersama ketua rt berusaha menyelamatkan korban dengan membawa korban kerumah sakit.Namun belum sempat dibawa kerumah sakit.  Korban diketahui sudah meninggal dunia.

Polsek Purworejo bersama piket satreskrim Polres Pasuruan Kota mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif terjadinya kejadian tsb. Kemudian jenasah korban dibawa ke ruang mayat RSUD soedarsono utk dilakukan visum luar dan setelahnya jenasah akan dibawa kerumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga tidak menghendaki korban utk di outopsi dan sudah menerima atas kejadian tsb dengan dibuatkannya surat penyataan oleh pihak keluarga dan disaksikam ketua RT dan RW

Penulis : Hendra

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.