Sosialisasi Muspika Plus Terkait Relokasi Warga Dari Tanah Milik BMN TNI AL Grati


Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota  -  Kamis tanggal 19 Oktober 2017 sekira pukul 10.00 Wib bertempat di Ruang Rapat Kolatmar Grati Kab. Pasuruan telah dilaksanakan Sosialisasi tentang relokasi tanah penduduk di aset tanah BMN TNI AL Grati Kab. Pasuruan. Intinya sbb:

 Hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Wadan Lantamal V (Kolonel Nana Rukmana, S. E)
2. Kadis Lat Lantamal V (Letkol Luluk)
3. Asisten 1 Bupati Pasuruan (sdr. Nanang)
4. KH. Su'adi bin Abu Amar (Ponpes Ar-Roudloh Ds. Tambakrejo Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan.
5. Misbakhul Ulum (MUI)
6. Camat Nguling (sdr. Bunardi)
7. Dan Ramil Nguling ( Kapten Inf Agus Waluyo )
8. Camat Lekok (sdr. M. Nurkholis)
9. Wadan Puslatpur (Mayor INDARTONO)
10. Pasi Ops Puslatpur (Mayor HIDAYAT AMINI)
11. Pasi Intel kolatmar (Letkol INGGIT DAHANA)
12. Kasilid Kolatmar (Mayor Rohman)
13. Pasilog Kodim
14. Kapolsek Lekok (AKP Teguh T)
15. Waka Polsek Nguling (Iptu A. Jayadi)
16. Perangkat Desa Sumberanyar (sdr. Sumaji)
17. Kades Alastlogo (sdr. Karto)
18. Kades Gejugjati (sdr. Supraptini)
19. Kades wates (sdr. Mulyadi)
20. Kades balunganyar (sdr. Ali wafa)
21. Kades Pasinan (sdr. Soleh)
22. Kades Semedusari (sdr. Artoyo)
23. Kades jatisari (sdr. Ainul yakin)
24. Kades Tampung (sdr. M. Nizar)


Sambutan dari Wadan Lantamal V Kolonel Nana Rukmana, S. E intinya  Berharap rencana relokasi ini dapat terwujud supaya warga bisa hidup tenang dan TNI AL bisa memaksimalkan lahannya.

Sambutan dari Kadis Lat Lantamal V Letkol Luluk menyampaikan bahwa pemerintah telah memberikan perhatiannya terkait relokasi penduduk yg menempati lahan TNI AL Kolatmar Grati.

"Dulu memang ada progam pemerintah terkait masalah tersebut namun karena tidak ada modal maka rencana tersebut tidak terlaksana. " kata Letkol Luluk.

Saat ini TNI AL dengan Pemerintah telah menyiapkan lahan relokasi yang rencananya akan dibangun ± 50 rumah (tahap pertama) guna ditempati warga yg terkena relokasi yaitu di Ds. Jatirejo Kec. Lekok Kab. Pasuruan.


"50 rumah akan dibangun terlebih dahulu sehingga dapat memberikan fakta bahwa relokasi benar2 dilaksanakan sehingga masyarakat bisa mendapatkan gambaran tentang rencana relokasi ini.

Dari pihak TNI AL juga akan bekerja sama dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) pusat terkait kesejahteraan warga setelah relokasi." tambah Letko Luluk mrlanjutkan penjelasannya.

Sementara itu Asisten 1 Bupati Pasuruan dalam sambutannya mengatakan Permohonan maaf karena bapak Bupati tidak dapat hadir langsung dalam acara ini.

"Kami akan menyampaikan hasil rapat kepada bupati dan pemerintah Kab. Pasuruan siap mendukung dalam rencana relokasi ini.

Dalam kesempatan tersebut Misbakhul Ulum (Wakil Sekjen bidang Ekonomi MUI Pusat) menjrlaskan bahwa Relokasi bukan hanya memindahkan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain namun juga memperhatikan kesejahteraan penduduk tersebut.


"Kami dari MUI setelah relokasi selesai rencananya akan memberikan bantuan berupa modal uang maupun ternak kepada warga dengan sistem bagi hasil." terangnya

"Sebenarnya peran MUI dalam rencana relokasi ini adalah peran yang paling akhir setelah rencana relokasi terlaksana.
- Rencana kerjasama dengan warga terdampak relokasi akan dibahas matang setelah rencana relokasi terlaksana' ujar Munir


Camat Lekok saat memberikan sambutan mengatakan Ada kekawatiran dari ditillrinya karena semua kepala desa hadir dan masyarakat telah menunggu hasil dari rapat ini.
"Di Ds. Jatirejo ada ± 220 rumah namun dalam rencana relokasi tahap pertama hanya dibangun 50 rumah bagaimana kami menyampaikan kepada warga.
- Kami belum bisa menjelaskan kepada warga tentang rencana relokasi ini karena keterbatasan pengetahuan kami tentang rencana relokasi ini.

"Kami siap membantu rencana relokasi ini namun kami juga butuh kejelasan dari tahapan2 rencana relokasi ini. Kalaupun ada rapat2 lain setelah rapat sosialisai ini kami siap menghadiri supaya kami mengerti dan dapat menjelaskan kepada warga kami," pungkas Camat Lekok   (agung)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.