Diduga Melakukan Pencabulan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Tanjung




Tabalong, Kalsel, Polsek Tanjung, Polres Tabalong - Berdasarkan laporan Orang tua Korban inisial NJ(32). Jajaran Kepolisan Resort Tabalong melalui Polsek Tanjung telah berhasil mengamankan dua orang pemuda yang diduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur pada Kamis (16/01) malam

Kedua pemuda yang berinisial YT ( 27 th ) dan MS ( 17 th ) masing masing di amankan oleh petugas di Desa Sungai Pimping Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Dugaan sementara perbuatan kedua pemuda ini melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur,

sehingga kedua pemuda di ancam Hukuman Pidana Penjara Minimal 5 Tahun maksimal 15 Tahun. Perbuatan kedua pemuda ini melanggar Undang -Undang RI nomor 17 thn 2016 ttg penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 thn 2016 ttg perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 thn 2002 ttg perlindungan anak menjadi undang-undang,

Sementara untuk MS diduga melakukan perbuatan persetubuhan melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 17 thn 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 thn 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 thn 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang -Undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 thn 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

Berdasarkan laporan yang di terima oleh polsek Tanjung Selas14 Januari 2020 bahwa ada dua orang pemuda telah melakukan hubungan badan di luar nikah terhadap anak di bawah umur.
Semntara itu Kapolres Tabalong Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori, S.Ik, CFrA melalui Kapolsek Tanjung Iptu H. Suwarno, SH membenarkan bahwa petugas Polsek Tanjung telah mengamankan dua orang laki-laki yang diduga pelaku pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur. Korban inisial PA(14), warga Murung Pudak, Tabalong.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 baju lengan panjang warna krem corak bunga, 1 celana panjang warna biru, 1 celana dalam warna putih dan 1 BH warna putih. dan keduanya Saat ini YT(27) dan MS(17) sedang menjalani proses pemeriksaan satreskrim Polsek Tanjung.

Masih menurut kapolres tabalong melalui Kapolsek Tanjung menghimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih jeli dalam melihat tanda tanda kekerasan terhadap anak.

Kekerasan seksual terhadap anak adalah kontak atau interaksi anak dan orang dewasa, dimana anak digunakan untuk mendapat kepuasan seksual oleh orang dewasa atau orang lain, atau penganiayaan seksual dilakukan oleh orang yang lebih tua dari korbannya, atau yang memiliki posisi lebih tinggi dari anak tersebut aktivitas seksual tidak sesuai umur anak, sel terdapat unsur paksaan, tekanan, ancaman atau harus merahasiakan dan sering disertai penganiayaan fisik.

ada beberapa tanda seperti terindikasi seorang anak mengalami kelelahan setelah dilecehkan secara seksual, dan ada tanda memar mulut, iritasi kencing, penyakit kelamin, dan sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas,

selin itu lanjutnya Tanda pada perilaku emosional dan sosial: takut kepada siapa saja atau pada tempat tertentu atau orang tertentu, perubahan kelakuan yang tiba-tiba, gangguan tidur

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.